Kamis, 24 April 2008

Seberang

Kau bilang
kau sudah sampai di seberang
dan perahumu akan kau buang

Aku bilang
perahu akan tetap kusimpan
karena seberang yang ini hanya khayalan
masih ada seberang di seberangnya seberang
Pabila semua perahu dibuang
kasihan yang dibelakang
seberang khayalan inipun belum mereka rasakan

Pabila kau merasa sampai di seberang
sungguh kau adalah orang pilihan
walau yang bisa mengerti tidak semua orang

tapi kumohon jangan anggap itu sebagai sebuah kebenaran
karena seberang yang nyata masih dalam pencarian

(sebuah puisi untuk Al-Hallaj, Syekh Siti Jenar, Saut Situmorang, Jalaluddin Rumi, dan yang sejenis)

By:
http://amienstein.tripod.com/id7.html

Tidak ada komentar: